22/07/2011
Seiring dengan banyaknya perusahaan yang beralih ke media sosial raksasa seperti Facebook dan Twitter untuk memperoleh pelanggan baru, ada risiko yang berkembang yaitu salah satu alat pemasaran dan penjualan paling kuat akan diabaikan.
Hal ini penting bagi setiap perusahaan untuk mencari prospek atau konsumen baru melalui semua saluran media sosial yang tersedia. Namun terlalu banyak perusahaan masih mengabaikan beberapa strategi dasar yang dapat memaksimalkan tingkat konversi untuk jumlah pengunjung yang telah mereka miliki.
Strategi berikut - jika diterapkan dengan benar - tidak hanya akan menyebabkan peningkatan tingkat konversi dan pendapatan dari saluran media mobile dan sosial tetapi juga akan membantu perusahaan mendorong ke arah transformasi budaya yang penting, salah satu yang dapat mengangkat mereka di atas para kompetitor.
Memahami Pelanggan Anda
Dengan melacak perilaku konsumen di website, perusahaan dapat menampilkan kampanye, konten, penawaran yang disesuaikan dengan kebiasaan browsing seseorang. Lihat apa yang mereka cari dan apa yang mereka lihat, bukan hanya pada apa yang mereka beli.
Membuat Halaman Web yang relevan
Website harus menyesuaikan konten pemasaran secara real time untuk mencerminkan pada kejadian sekarang atau faktor penjualan-terkait lainnya, seperti lokasi pelanggan. Konten disesuaikan dengan segmen yang berbeda (misalnya, memberitahu konsumen di luar negeri mengenai diskon pelayaran internasional atau memberitahu pelanggan bahwa tidak ada pajak penjualan) dapat membantu membujuk mereka untuk membeli.
Relevansi termasuk menyesuaikan konten situs untuk mencerminkan di mana konsumen berasal. Sebagai contoh, apakah mereka diarahkan dari Facebook atau email newsletter? Sebagai contoh, data dapat menunjukkan bahwa kebiasaan membeli pelanggan dari Facebook berbeda dari mereka yang melalui email.
Konsistensi Adalah Kunci
Lalu lintas yang berasal dari luar seperti media sosial akan menghasilkan konversi yang lebih baik jika pesan yang konsisten dijaga selama dalam siklus penjualan. Sebuah promosi yang awalnya mengarahkan ke website (seperti "pengikut Twitter mendapatkan diskon 20%") harus tercermin tidak hanya pada halaman tertentu saja, tetapi juga pada setiap halaman yang pengunjung melihat sampai mereka membelinya.
Ini tidak berarti mengubah semua isi situs. Sebaliknya, pesan tersebut hanya perlu menggemakan pesan yang menarik perhatian konsumen pada halaman pertama.
|